image1 image1 image1

Produk Fiber Chlorophyll AVAIL

Beberapa kegunaan dari fiber chlorophyll AVAIL diantaranya bermanfaat untuk menjaga kesehatan alat pencernaan makanan.

Avail Fiber Chlorohyll with Green Tea adalah produk yang mengandung :

  • Serat larut.
  • Klorofil.
  • Spirulina.
  • Teh hijau.
  • Kombinasi berbagai macam buah-buahan.

Kombinasi dari berbagai macam komponen tersebut yang dikemas dalam satu macam produk, merupakan suatu inovasi dari perusahaan dalam menghasilkan produk yang bermanfaat untuk membantu meningkatkan derajat kesehatan individu.

choropyll

new2smdKETENTUAN HARGA :

- HARGA MEMBER : Rp 260.000,00

- HARGA KONSUMEN: Rp 300.000,00

- NILAI BV : 120.3 BV

- 1 Kotak isi 20 sachet

Produk ini disamping kandungan zat gizinya yang begitu tinggi juga sangat baik untuk memperbaiki proses pencernaan dalam hal penyerapan nutrisi yang diperlukan dalam metabolisme tubuh, sehingga dapat membantu meningkatkan atau menjaga kesehatan tubuh.

Kandungan yang terdapat dalam Avail Fiber Clorophyll :

1.Serat larut:

Makanan yang kaya fiber atau serat akan bermanfaat bagi usus. Disamping itu sebagian dari fiber tersebut merupakan makanan dari bakteri baik sehingga akan menyuburkan pertumbuhan bakteri baik. Kondisi-kondisi tersebut akan memperbaiki suasana usus dan menyeimbangkan mikroflora usus.

Selain itu serat larut dapat menurunkan kadar kolesterol dengan cara mengikat asam empedu sehingga akan menurunkan kadar lemak yang akan diserap oleh usus halus. Karena lemak tersebut tidak terurai dan tidak diserap oleh usus halus maka lemak tersebut akan terbuang melalui feces. Hal ini sangat membantu untuk mencegah gangguan kardiovaskuler seperti penyakit jantung koroner.

Serat juga bermanfaat untuk pencegahan gangguan pada usus seperti susah buang air besar (konstipasi), haemorrhoid atau wasir sampai kanker usus. Hal ini dikarenakan sifat serat yang menyerap air sehingga akan meningkatkan masa feces dengan konsistensi yang lunak, dimana kondisi ini mengakibatkan feces mudah dikeluarkan dari tubuh. Disamping itu hal ini juga akan merangsang gerak peristaltik usus besar untuk mempercepat pengeluaran feces dan mempercepat masa transit sehingga akan meningkatkan frekuensi defikasi (buang air besar). Proses ini akan mengurangi kontak antara bahan-bahan berbahaya seperti zat-zat yang bersifat karsinogenik atau zat yang dapat menimbulkan kanker dan zat-zat berbahaya lainnya dengan dinding usus sehingga dapat mengurangi resiko untuk terjadinya gangguan pada usus.

Pada penderita diabetes, konsumsi serat akan membantu menurunkan kebutuhan insulin sehingga akan membantu mengontrol kadar gula darah.

Manfaat serat lainnya adalah dalam membantu untuk menurunkan berat badan dengan cara mengurangi penyerapan lemak karena serat akan mengikat asam empedu yang berfungsi untuk mengurai lemak di usus halus. Serat larut akan menyerap air dan membentuk gel dan memperlambat pergerakan makanan di usus halus dimana hal ini akan mengakibatkan perut terasa penuh sehingga menghilangkan rasa lapar.

2. Klorofil

Klorofil yang umumnya dikenal sebagai zat hijau daun ternyata mempunyai struktur kimia yang mirip dengan hemoglobin pada sel darah merah dan hanya berbeda pada intinya saja, dimana pada hemoglobin intinya adalah Fe (besi) sedangkan pada klorofil intinya adalah Mg (magnesium). Oleh karena itu klorofil juga sering disebut sebagai darah hijau. Dikarenakan kemiripan struktur kimianya tersebut maka klorofil sangat mudah diserap oleh tubuh.

3. Spirulina

Spirulina yang tergolong pada pitoplankton yang kosmopolit merupakan sumber gizi karena kaya akan kandungan zat-zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh.
Spirulina sudah menjadi makanan sehari-hari suku Aztek untuk menjaga kesehatan sejak abad ke 16.

Spirulina kaya akan protein dimana spirulina mengandung seluruh asam amino esensiel, kaya akan vitamin dan mineral serta kaya akan asam lemak esensiel.

Pada awalnya spirulina hanya diketahui sebagai penurun kolesterol. Tetapi dengan semakin banyaknya penelitian yang dilakukan ternyata spirulina ini banyak sekali manfaatnya untuk kesehatan. Spirulina kaya akan antioksidan, antara lain adalah phykosianin yang larut dalam air dan bermanfaat untuk kesehatan hati dan ginjal. Zeasantin merupakan anti oksidan pelindung mata, terutama pada usia tua.

Spirulina juga mengandung superoksida dismutase yang merupakan penghambat kerusakan sel akibat radikal bebas, terutama sel kulit, jaringan otak dan indra.

Spirulina juga mempunyai efek anti virus yang dinamakan kalsium spirulan. Zat ini dapat menghambat perkembangan virus herves simplek tipe 1 (HSV-1), human cytomegalovirus, campak, mumps dan influenza. Kalsium spirulan ini bahkan dapat menghambat HIV-1.

4.Teh Hijau

Teh hijau sudah dikonsumsi oleh masyarakat Cina sejak 2700 tahun sebelum Masehi yaitu pada zaman dinasti kaisar Shen Nung, sedangkan di Jepang tradisi minum teh yang sebenarnya berasal dari Cina dimulai sekitar abad ke 6 Masehi.

Dari hasil penelitian ternyata teh hijau dapat menurunkan resiko terserang penyakit-penyakit degeneratif seperti penyakit jantung koroner dan dapat memperlambat terjadinya katarak. Disamping itu teh hijau juga dapat membantu menurunkan berat badan dengan meningkatkan pembakaran lemak, meingkatkan daya tahan tubuh dan lain-lain.

Zat aktif yang berkhasiat pada teh hijau adalah polifenol yang berupa katekin dan flavanol. Zat ini bersifat sebagai antioksidan kuat yang dapat mengatasi radikal bebas sehingga dapat membantu untuk mencegah terjadinya penyakit-penyakit degeneratif termasuk kanker. Teh hijau meningkatkan aktifitas enzim-enzim pertahanan tubuh seperti superoksid dismutase, glutation peroksidase dan katalase yang melindungi hati, paru-paru, kulit dan sistem pencernaan. Disamping itu teh hijau juga mengandung vitamin E dimana satu cangkir teh mengandung 100 - 200 IU yang merupakan kebutuhan sehari akan vitamin E. Selain mengandung vitamin E, teh hijau juga mengandung vitamin C dan betakaroten.

(source: brosur AVAIL)

2014  www.availsamarinda.com  Home